Banyak sekali cerita menakutkan yang bisa kita dedngar dari rumah sakit. Mulai dari cerita horor seputar gedungnya sampai dengan cerita menakutkan dalam arti yang tidak sebenarnya. arti yang kedeua inilah yang penulis coba bahas dalam kesempatan ini. menaKutkan memang....bagi sebagian orang yang pernah dan akan menjadi pasien rumah sakit. hal ini di buktikan dari beberapa pengalaman pasien yang sudah menjalani perwatan di rumah sakit atau belum selesai menjalani perawatan tapi pindah ke rumah saja dengan obat rawat jalan dengan berbagai alasan. biasanya....orang orang akan takut pada bebeapa hal yang kemungkinan terjaadi yakni. 1. rumah sakit akan langsung bertanya uang biaya perawaqtan atau sewa kamar sebelum pasien di periksa. 2. perawatan akan dimulai ketika ada dokter yang menangani, artinya pasien harus bersabar ketika dia masuk rumah sakit pada jumat malam misalnya, karena dokter tidak akan datang pada malam hari demikian juga besok paginy yakni hari sabtu, apalagi hari minggu. dokter tentu lebih suka rekreasi dengan keluarganya daripada berangkat ke rumah sakit memeriksa pasian, dengan alasan "inin kan hari minggu...hari libur". padahal sakit tidak mengenal hari libur. 3. banyak sekali orang berkata " kalo cumka mencret biasa jangan ke rumah sakit, bisa panjang urusannya....". karena dokter akan berkata bahwa pasien butuh cairan pengganti......akhirnya harus beli infus 10 botol. dokter juga akan berkata pasien harus banyak istirahat....akhirnya harus nginap 5 hari. dokter juga akan berkata banyak hal yang pasien tidak paham. dan harus menuruti semua nasehat dokter.
padahal jika mau mencoba hanya dengan diapet mencret bisa selesai....
4. yang terakhir ini agaknya sering terjadi juga....ketika kpasien mengajukan permohonan keringanan biaya perawatan....tentu saja rumah sakiat akan meminta banyak sekali dokumen yang harus di lengkapi oleh pasien. kalo sudah lengkap rumah sakit akan berkata bahwa obat ini dan itu tidak masuk biaya askes misalnya....sehingga tetap saja pasien mengeluarkan biaya. yah....gak tau lah....yang benar sebetulnya kayak gimana sich....
0 komentar:
Posting Komentar