SIAPA SAJA YANG MENGHARAPKAN SOEHARTO WAFAT


1. Yang pertama jelas Soeharto itu sendiri. Sebagai seorang pensiunan (apalagi ini pensiunan Presiden campur diktator) sangatlah wajar jika Pak Harto menginginkan kepulangannya ke Sang Khalik. Apalagi Pak Harto sudah hampir 10 tahun ini mengalami masa pensiun yang pahit….dihujat disana-sini….dituntut disana-sini….bahkan dicap oleh dunia sebagai koruptor terbesar di dunia….!! Kalo sudah begini, siapa sih orang yang gak pengen cepat mati…..?!

2. Media Massa. Seluruh media, baik Koran, Radio dan Televisi sangat menantikan kematian Soeharto….Ya….kapan lagi mereka dapat meliput peristiwa besar tentang wafatnya seorang tokoh terbesar pasca Soekarno……kalaulah mereka menggembar-gemborkan doa kesembuhan Pak Harto, itu hanyalah pemanis untuk lebih mendramatisir kematian sang diktator…..Tujuannya jelas….oplah koran naek, banyak iklan, banyak pemasukan….dan jangan heran jika saat pemakaman sang tokoh nomor 1 di Indonesia itu akan banyak diselingi iklan yang berjubel-jubel…..Kini yang dinanti hanya tanggal kepastian meninggalnya Soeharto….tentu saja buat nambah tingkat kehebohannya….apalagi kalo wafatnya pas tanggal 27 Januari….pas dengan waktu eksekusi para pelaku bom Bali…….dahsyat……..

3. Keluarga Besar Soeharto. Bagi keluarga yang bener-bener cinta sama Eyangnya itu…maka kematiannya adalah rahmat bagi si Eyang agar tidak mendapatkan siksa dunia (baik sakit secara fisik maupun moril) yang lebih lama lagi…..Bagi keluarga yang lain, kematian Soeharto berarti adanya ‘pembagian kue’ yang jelas bagi warisan beliau yang selama ini mungkin banyak dikuasai oleh anak kesayangannya…yang notabene paling memiliki wajah yang mirip dengan beliau…..yakni Tommy Soeharto…!!

4. Para Petinggi Militer. Sudah bukan rahasia lagi bahwa selama Sang “Smilling General” masih hidup maka puncak kepemimpinan militer masih ditangan beliau….Bahkan keragu-raguan yang ditunjukkan SBY selama ini ada kemungkinan disebabkan oleh tekanan dari para petinggi militer yang berlindung di balik nama besar Soeharto (istilah jowone: kudung lulang macan)…..Jadi saat beliau meninggal, inilah saatnya memegang tongkat komando di tubuh militer….yang terbukti masih menjadi jalur pokok bagi terwujudnya posisi penguasa nomor satu di Indonesia….

5. Para Kroni Korupsinya. Termasuk didalamnya para mantan mentri, para mantan Jendral, dan para pengusaha mitra korupsinya….Mengapa…?! Ya….karena dengan meninggalnya Beliau maka hilanglah salah satu saksi kunci perbuatan korupsi yang dilakukan mereka selama Orde Baru….Bahkan mungkin hilangnya Beliau akan memudahkan gerak mereka untuk kembali berkiprah di panggung politik di Indonesia…..karena tidak ada lagi pihak-pihak yang menekan gerak mereka…minimal dengan mengatasnamakan Sang Jendral Besar itu…..

6. Para Penegak Hukum yang Benar-Benar Mencintai Hukum. Dan saya yakin orang-orang seperti itu ada…!! Dengan meninggalnya Soeharto maka para ‘ksatria hukum putih’ itu akan bergerak lebih bebas terutama dalam melanjutkan perjuangan mereka guna menuntut perilaku korupsi yang dilakukan kroni-kroni Soeharto…..Dalam konteks ini saya sangat mengharapkan adanya sebuah dendam di hati Tommy Soeharto dan Probosutejo yang merasa telah dikambinghitamkan hingga mendekam di penjara …..harapan saya dendam itu dikeluarkan dengan memberi info positif tentang bukti-bukti korupsi yang telah dilakukan Saudara-Saudara lainnya….atau paling tidak dia mau mengajukan bukti-bukti korupsi dari kroni-kroni Soeharto yang lain……Dan disinilah saya mengharapkan terjadinya perang diantara para kroni yang kesemuanya akan membuka seluruh bukti korupsi yang dilakukan oleh kroni Soeharto itu sendiri…..

7. Para Korban-Korban Soeharto. Dan itu jumlahnya banyak sekali, dari mulai yang mengalami korban jiwa akibat ‘pemusnahan’ maupun sekedar penculikan yang dilakukan para ‘alat’ Soeharo, sampai yang mengalami korban perampasan baik tanah, harta benda, maupun usaha bisnis lainnya yang di’royok’ para kroni Soeharto….Kini saatnya menuntut keadilan pada pemerintah….. agar mengembalikan semua yang telah dirampas oleh kroni Soeharto…..ganti rugi berupa materi atau paling tidak pemulihan nama baik lah….Dan itu sangat mustahil dilakukan selama Soeharto masih hidup……

8. Para Politikus Sipil. Karena para politikus sipil itu masih menganggap bahwa kekuasaan para petinggi militer itu masih susah digoyahkan selama Soeharto masih hidup….Dengan tidak adanya Soeharto maka akan terjadi perebuta kekuasaan di tubuh militer….dan kesempatan ini akan dimanfaatkan oleh Politikus Sipil untuk mendesak seluruh komponen militer agar kembali ke barak….atau mendesak militer untuk hanya menjadi tentara yang profesional…..

9. Para Ahli Sejarah, untuk meluruskan fakta-fakta sejarah seputar peristiwa di Indonesia yang berkaitan dengan Soeharto….Sudah bukan rahasia lagi bahwa sejarah di negeri ini banyak dimanipulasi oleh Soeharto untuk menaikkan popularitasnya sebagai seorang ‘Bapak Bangsa’…..mulai dari Peristiwa Enam Jam di Yogya, Seputar G30 S PKI, Supersemar, Pendudukan Timor Timur, Peristiwa Petisi 50, dan juga Peristiwa Penyerbuan kantor PDI……dan masih banyak lagi fakta hitam sejarah bangsa yang tidak pernah terungkap selama masa penjajahan Soeharto……

10. Paranormal, terutama yang telah meramalkan meninggalnya Soeharto di Tahun 2008, sebagai misal Permadi dan Mama Lorentz. Di Negara yang kacau dan semakin tidak pasti ini….bisnis paranormal atau bisnis ‘weruh sakdurunge winarah’ begitu menjanjikan…..apalagi kalau peramal itu bisa meramalkan sesuatu dengan tepat…..termasuk salah satunya meramalkan kematian Soeharto…..

11. Manajemen Rumah Sakit Pertamina. Ya….numpang terkenal lah….minimal pernah tercatat dalam sejarah sebagai lokasi meninggalnya salah seorang tokoh terbesar dalam sejarah Indonesia….Efek lain ya….itung-itung promosi gratis lah…. buat orang-orang kaya agar gak usah repot-repot berobat ke luar negeri…Di Rumah Sakit Pertamina juga bagus….buktinya, Pak Harto pun milih dirawat disini…..(daripada rumah sakit laen….)

12. Saya sendiri…yang merasa bahwa Soeharto sudah cukup mendapatkan hukuman moral di dunia…dan dengan meninggalnya Soeharto berarti saatnya bagi bangsa ini melanjutkan hidup tanpa dibayangi kontroversi Soeharto patut dihukum atau tidak….Marilah kita bangun Indonesia baru pasca Orde Baru dan Orde Reformasi yang semrawut…..

0 komentar: