Hukum Merayakan Valentine

Valentine dan Barat

Pada abad ke 16 Masehi, perayaan Valentine yang semula merupakan ritual milik agama Kristen Katolik telah berangsur-angsur bergeser, yang semula untuk memperingati kematian santo Valentine dan Marius telah bergeser menjadi hari ?Jamuan Kasih Sayang? yang disebut sebagai ?Supercalis? seperti yang dirayakan oleh bangsa Romawi Kuno pada tiap tanggal 15 Pebruari.

Sedangkan pada abad pertengahan di dalam bahasa Perancis-Normandia terdapat kata ?Galentine? yang berasal dari kata Galant yang berarti cinta, persamaan bunyi antara Galentine dan Valentine disinyalir telah memberikan ide kepada orang-orang Eropa bahwa sebaiknya pada tanggal 14 Pebruari digunakan untuk mencari pasangan. Dan kini Valentine telah tersinkretisasi dengan peradaban Barat.

Valentine telah menjadi bentuk pesta hura-hura, simbol modernitas, sekedar simbol cinta, dan sudah mulai bernuansa pergaulan bebas dan seks bebas.

Banyak para muda-mudi yang mengadakan pesta Valentine hanya karena ikut-ikutan supaya tidak dibilang ketinggalan zaman atau tidak gaul, orang yang ikut-ikutan pesta valentine seakanakan telah menyandang predikat sebagai orang yang modern dan maju, padahal dia tidak tahu apa-apa tentang sejarah Valentine dan Valentine itu sendiri, padahal Valentine sendiri bukanlah hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi.

Tentu saja Barat adalah yang paling diuntungkan dengan hiruk-pikuk pesta Valentine, karena di dalam pesta valentine orang didukung untuk hura-hura, mencari cinta sesaat dan instan, seks bebas, galmour yang semuanya itu mengarah ke peradaban Barat.

Ketika Al-Islah mengadakan survey via telepon terhadap beberapa masyarakat kota, ada seorang koresponden yang pernah berada di luar negeri memberikan pandangannya bahwa Valentine telah menjadi media Barat untuk memasarkan produknya, merebaknya Valentine di kalangan muda-mudi, menjadikan mereka ramah dan permisif terhadap produk-produk Barat, antara lain fashion, kafe, hotel, film, seks pranikah, dan lain sebagainya.

Namun kalau kita mau jeli dan teliti, Valentine memang bisa menjadikan seseorang merasa tidak ketinggalan zaman, gaul, fashionable dan segudang simbol peradaban Barat lainnya, salah satu faktor besarnya daya jual produk-produk Barat adalah terbangunnya opini tersebut dikalangan muda-mudi, contoh, orang ingin mengganti Hp-nya dengan HP baru hanya dengan satu alasan saja yaitu ?model baru lebih trendy atau fashionable yang lama telah ketinggalan jaman dan memalukan? , opini semacam itulah yang ingin dibangun barat melaui acara-acara Valentine.

Pandangan Islam


Dari uraian sejarah Valentine dan hubungannya dengan peradaban Barat saat ini dapat diringkas bahwa Valentine merupakan :


1. Ritual yang bersumber dari Kristen yang dikukuhkan oleh Paus Galasius untuk mengenang orang suci Kristen yaitu Santo Valentine dan Santo Marius.
2. Ritual orang-orang Romawi kuno yang pagan (penyembah berhala) untuk memperingati dewi Juno yaitu ratu dari segala dewa-dewi bagi perempuan dan perkawinan ( dewi cinta).
3. Ritual bangsa Eropa pada abad pertengahan untuk mencari jodoh.
4. Media Barat untuk mengkokohkan cengkraman peradaban Barat.,


Dari keempat jatidiri Valentine tersebut, tidak satupun yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam, alasannya :

Pertama, Valentine merupakan ritual keagamaan yaitu agama Kristen, sehingga Valentine merupakan ibadah bagi agama Kristen, bukti bahwa Valentine sebagai ritual agama Kristen adalah ritual Valentine tersebut dikukuhkan oleh seorang Paus yaitu Paus Galasius untuk memperingati dua orang yang diberi gelar orang suci oleh orang-orang Kristen. Bagi Muslim mengikuti Valentine tersebut adalah sama dengan mengikuti peribadatan orang Kristen, di samping itu ada bahaya yang lain yaitu sinkretisasi antara agama Islam dan Kristen, Allah I telah memerintahkan kita untuk tidak mencampuradukkan ajaran agama Islam dengan ajaran agama manapun termasuk Kristen :
Bagimu agamamu, bagiku agamaku. QS. 109:1-6

Kedua, Valentine untuk memperingati/memuja dewi Juno adalah ritual yang dilakukan oleh orang-orang romawi Kuno yang menyembah berhala/dewa, sehingga mengikuti ritual ini dapat bernilai kesyirikan seperti yang dilakukan oleh orang-orang Romawi Kuno yang menyembah berhala.
Bedakan diri kalian dari orang-orang Musyrik. HR. Bukhari-Muslim

Ketiga, Valentine sebagai sarana untuk mencari jodoh oleh orang-orang Eropa, mereka bertahayul bahwa kasih sayang akan mulai bersemi pada tanggal 14 Pebruari, tahayul adalah salah satu bentuk kesyirikan, sehingga haram hukumnya bagi umat Islam untuk mengikutinya.

Keempat, Valentine sebagai media barat telah diakui daya rusaknya terhadap tatanan masyarakat timur apalagi Islam, mengiktui Valentine bukan saja sekedar pesta untuk menyatakan kasih sayang, tetapi juga pesta yang mau-tidak-mau harus mengikutkan budaya yang lainnya, pergaulan bebas, fashion, pakaian minim, ciuman antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya, hidup glamour, materialistis, dansa-dansa, mengumbar nafsu dan lain-lain.
Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, ia akan termasuk golongan mereka. HR. Ahmad

Tidak dapat dipungkiri lagi, Valentine adalah salah satu pintu masuk untuk menjadi sama dengan mereka.


Itulah jatidiri Valentine dan kedudukannya terhadap agama Islam, banyak para muda-mudi yang mengikuti Valentine hanya sekedar ikut-ikutan dan tidak mengetahui apa dan bagaimana Valentine yang sesungguhnya, mereka ikut hanya karena pernah melihat ada yang jualan kartu Valentine atau menerima kartu valentine, atau karena pernah diajak temannya ikut acara Valentine, atau karena pernah melihat propaganda Valentine di majalah-majalah, tv, film dan lain sebagainya, terhadap sikap para muda-mudi yang mengikut saja terhadap apa yang tidak diketahuinya, Allah SWT telah memberikan peringatan :

Dan janganlah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. QS. 17:36

Baca Selengkapnya..

From Your Valentine

Untuk muda-mudi generasi penerus, tulisan ini akan memaparkan sedikit panjang lebar tentang CINTA, yang ternyata eksploitasi cinta tanpa tuntunan agama akan bermuara kepada pergaulan seks bebas dan merusak tatanan , bahkan eksploitasi cinta akan dapat menggiring pelakunya ke sikap pendewaan cinta yang akhirnya akan dapat menggiring seseorang kepada kesyirikan yang tidak disadarinya.

Kali ini akan kita kupas tentang Valentine yang secara kebetulan perkembangannya paralel dengan eksploitasi cinta, seks bebas dan materialisme. Tahun demi tahun hiruk-pikuk valentine makin bertambah instensitasnya, dahulu hanya muda-mudi kota-kota besar seperti Jakarta yang mengenal Valentine dan merayakannya, kini sudah mulai merambah ke muda-mudi desa-desa kecil yang ada di Indonesia ini, Valentine tidak saja dikenal oleh para remaja tetapi juga sudah dikenal dan dirayakan oleh anak-anak SD.

Dari sudut pandang ke-Islam-an, ternyata Valentine adalah sebuah perayaan yang harus dijauhi oleh para muda-mudi dan anak-anak muslim dan muslimah, dan sebaiknya para orang tua memberikan informasi kepada anak-anaknya bahwa Valentine bertentangan dengan nilai-nilai ke-Islam-an, memang bukan merupakan hal yang mudah karena sesungguhnya kita berhadapan dengan arus modernisme yang telah mengglobal dan salah kaprah. Opini tidak ketinggalan zaman dan tidak gaul bila tidak merayakan Valentine adalah salah satu kendalanya, namun dengan cara yang baik dan informasi yang akurat, Insya Allah informasi tersebut akan menjadi nasehat yang akan mudah untuk diikuti dan ditaati.

Untuk itu dalam kajian ini, akan dikupas tentang Valentine sedikit panjang lebar agar kita mendapatkan informasi yang komprehensif1 dan akurat sehingga kita dapat mensikapi hiruk-pikuk Valentine yang tahun-demi-tahun harus kita akui memang telah bertambah intensitasnya.

Sejarah Valentine

Valentine adalah nama seseorang pemimpin agama Katolik yang telah dianggap menjadi martir ?Islam : Syuhada- oleh orang-orang Kristen (katolik) dan Valentine telah diberi gelar sebagai orang suci (Santo) oleh orang-orang Kristen.

Kisahnya bermula ketika raja Claudius II (268 - 270 M) mempunyai kebijakan yang melarang prajurit-prajurit-nya untuk menikah. Menurut raja Claudius II, bahwa dengan tidak menikah maka para prajurit akan agresif dan potensial dalam berperang.

Kebijakan ini ditentang oleh Santo Valentine dan Santo Marius, mereka berdua secara diam-diam tetap menikahkan para parujurit dan muda-mudi, lama-kelamaan tindakan mereka diketahui oleh raja Claudius, sang rajapun marah dan memutuskan untuk memberikan sangsi kepada Valentine dan santo Marius yaitu berupa hukuman mati.

Sebelum dihukum mati, Santo Valentine dan Santo Marius dipenjarakan dahulu, dalam penjara Valentine berkenalan dengan seorang gadis anak sipir penjara, kemudian gadis ini setia menjenguk valentine hingga menjelang kematian Valentine. Sebelum Valentine dihukum mati, Valentine masih sempat menulis pesan kepada gadis kenalannya, yang isinya :

' From Your Valentine '


Setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, orang-orang selalu mengingat kedua santo tersebut dan merayakannya sebagai bentuk ekspresi cinta kasih Valentine, dua-ratus tahun kemudian yaitu tahun 496 Masehi setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, Paus Galasius meresmikan tanggal 14 Pebruari 496 sebagai hari Velentine.

Itulah sejarah hari Valentine yang ternyata untuk mengenang dan memperingati dua orang suci Kristen Katolik yang mengorbankan jiwanya demi kasih sayang.

Ada versi lain tentang sejarah Valentine, yaitu pada masa Romawi Kuno, tanggal 14 Pebruari merupakan hari raya untuk memperingati dewi Juno, dewi Juno adalah ratu dari segala dewa dan dewi, orang-orang Romawi kuno juga meyakini bahwa dewi Juno adalah dewi bagi kaum perempuan dan perkawinan ?dewi cinta.

Pada tanggal 14 Pebruari orang-orang Romawi kuno mengadakan perayaan untuk memperingati Dewi Juno dengan cara memisahkan kaum laki-laki dan perempuan. Nama-nama remaja perempuan ditulis pada potongan kertas lalu digulung dan dimasukkan ke dalam botol, setelah itu para laki-laki mengambil satu kertas sebagai, setiap laki-laki akan mendapatkan pasangan sesuai nama yang didapat dalam undian tersebut, bila kemudian mereka ada kecocokan maka mereka akan melangsungkan pernikahan dihari-hari berikutnya.

Baca Selengkapnya..

Kalo Cuma Flu Jangan Masuk Ke Rumah Sakit


Banyak sekali cerita menakutkan yang bisa kita dedngar dari rumah sakit. Mulai dari cerita horor seputar gedungnya sampai dengan cerita menakutkan dalam arti yang tidak sebenarnya. arti yang kedeua inilah yang penulis coba bahas dalam kesempatan ini. menaKutkan memang....bagi sebagian orang yang pernah dan akan menjadi pasien rumah sakit. hal ini di buktikan dari beberapa pengalaman pasien yang sudah menjalani perwatan di rumah sakit atau belum selesai menjalani perawatan tapi pindah ke rumah saja dengan obat rawat jalan dengan berbagai alasan. biasanya....orang orang akan takut pada bebeapa hal yang kemungkinan terjaadi yakni. 1. rumah sakit akan langsung bertanya uang biaya perawaqtan atau sewa kamar sebelum pasien di periksa. 2. perawatan akan dimulai ketika ada dokter yang menangani, artinya pasien harus bersabar ketika dia masuk rumah sakit pada jumat malam misalnya, karena dokter tidak akan datang pada malam hari demikian juga besok paginy yakni hari sabtu, apalagi hari minggu. dokter tentu lebih suka rekreasi dengan keluarganya daripada berangkat ke rumah sakit memeriksa pasian, dengan alasan "inin kan hari minggu...hari libur". padahal sakit tidak mengenal hari libur. 3. banyak sekali orang berkata " kalo cumka mencret biasa jangan ke rumah sakit, bisa panjang urusannya....". karena dokter akan berkata bahwa pasien butuh cairan pengganti......akhirnya harus beli infus 10 botol. dokter juga akan berkata pasien harus banyak istirahat....akhirnya harus nginap 5 hari. dokter juga akan berkata banyak hal yang pasien tidak paham. dan harus menuruti semua nasehat dokter.
padahal jika mau mencoba hanya dengan diapet mencret bisa selesai....
4. yang terakhir ini agaknya sering terjadi juga....ketika kpasien mengajukan permohonan keringanan biaya perawatan....tentu saja rumah sakiat akan meminta banyak sekali dokumen yang harus di lengkapi oleh pasien. kalo sudah lengkap rumah sakit akan berkata bahwa obat ini dan itu tidak masuk biaya askes misalnya....sehingga tetap saja pasien mengeluarkan biaya. yah....gak tau lah....yang benar sebetulnya kayak gimana sich....

Baca Selengkapnya..

SIAPA SAJA YANG MENGHARAPKAN SOEHARTO WAFAT


1. Yang pertama jelas Soeharto itu sendiri. Sebagai seorang pensiunan (apalagi ini pensiunan Presiden campur diktator) sangatlah wajar jika Pak Harto menginginkan kepulangannya ke Sang Khalik. Apalagi Pak Harto sudah hampir 10 tahun ini mengalami masa pensiun yang pahit….dihujat disana-sini….dituntut disana-sini….bahkan dicap oleh dunia sebagai koruptor terbesar di dunia….!! Kalo sudah begini, siapa sih orang yang gak pengen cepat mati…..?!

2. Media Massa. Seluruh media, baik Koran, Radio dan Televisi sangat menantikan kematian Soeharto….Ya….kapan lagi mereka dapat meliput peristiwa besar tentang wafatnya seorang tokoh terbesar pasca Soekarno……kalaulah mereka menggembar-gemborkan doa kesembuhan Pak Harto, itu hanyalah pemanis untuk lebih mendramatisir kematian sang diktator…..Tujuannya jelas….oplah koran naek, banyak iklan, banyak pemasukan….dan jangan heran jika saat pemakaman sang tokoh nomor 1 di Indonesia itu akan banyak diselingi iklan yang berjubel-jubel…..Kini yang dinanti hanya tanggal kepastian meninggalnya Soeharto….tentu saja buat nambah tingkat kehebohannya….apalagi kalo wafatnya pas tanggal 27 Januari….pas dengan waktu eksekusi para pelaku bom Bali…….dahsyat……..

3. Keluarga Besar Soeharto. Bagi keluarga yang bener-bener cinta sama Eyangnya itu…maka kematiannya adalah rahmat bagi si Eyang agar tidak mendapatkan siksa dunia (baik sakit secara fisik maupun moril) yang lebih lama lagi…..Bagi keluarga yang lain, kematian Soeharto berarti adanya ‘pembagian kue’ yang jelas bagi warisan beliau yang selama ini mungkin banyak dikuasai oleh anak kesayangannya…yang notabene paling memiliki wajah yang mirip dengan beliau…..yakni Tommy Soeharto…!!

4. Para Petinggi Militer. Sudah bukan rahasia lagi bahwa selama Sang “Smilling General” masih hidup maka puncak kepemimpinan militer masih ditangan beliau….Bahkan keragu-raguan yang ditunjukkan SBY selama ini ada kemungkinan disebabkan oleh tekanan dari para petinggi militer yang berlindung di balik nama besar Soeharto (istilah jowone: kudung lulang macan)…..Jadi saat beliau meninggal, inilah saatnya memegang tongkat komando di tubuh militer….yang terbukti masih menjadi jalur pokok bagi terwujudnya posisi penguasa nomor satu di Indonesia….

5. Para Kroni Korupsinya. Termasuk didalamnya para mantan mentri, para mantan Jendral, dan para pengusaha mitra korupsinya….Mengapa…?! Ya….karena dengan meninggalnya Beliau maka hilanglah salah satu saksi kunci perbuatan korupsi yang dilakukan mereka selama Orde Baru….Bahkan mungkin hilangnya Beliau akan memudahkan gerak mereka untuk kembali berkiprah di panggung politik di Indonesia…..karena tidak ada lagi pihak-pihak yang menekan gerak mereka…minimal dengan mengatasnamakan Sang Jendral Besar itu…..

6. Para Penegak Hukum yang Benar-Benar Mencintai Hukum. Dan saya yakin orang-orang seperti itu ada…!! Dengan meninggalnya Soeharto maka para ‘ksatria hukum putih’ itu akan bergerak lebih bebas terutama dalam melanjutkan perjuangan mereka guna menuntut perilaku korupsi yang dilakukan kroni-kroni Soeharto…..Dalam konteks ini saya sangat mengharapkan adanya sebuah dendam di hati Tommy Soeharto dan Probosutejo yang merasa telah dikambinghitamkan hingga mendekam di penjara …..harapan saya dendam itu dikeluarkan dengan memberi info positif tentang bukti-bukti korupsi yang telah dilakukan Saudara-Saudara lainnya….atau paling tidak dia mau mengajukan bukti-bukti korupsi dari kroni-kroni Soeharto yang lain……Dan disinilah saya mengharapkan terjadinya perang diantara para kroni yang kesemuanya akan membuka seluruh bukti korupsi yang dilakukan oleh kroni Soeharto itu sendiri…..

7. Para Korban-Korban Soeharto. Dan itu jumlahnya banyak sekali, dari mulai yang mengalami korban jiwa akibat ‘pemusnahan’ maupun sekedar penculikan yang dilakukan para ‘alat’ Soeharo, sampai yang mengalami korban perampasan baik tanah, harta benda, maupun usaha bisnis lainnya yang di’royok’ para kroni Soeharto….Kini saatnya menuntut keadilan pada pemerintah….. agar mengembalikan semua yang telah dirampas oleh kroni Soeharto…..ganti rugi berupa materi atau paling tidak pemulihan nama baik lah….Dan itu sangat mustahil dilakukan selama Soeharto masih hidup……

8. Para Politikus Sipil. Karena para politikus sipil itu masih menganggap bahwa kekuasaan para petinggi militer itu masih susah digoyahkan selama Soeharto masih hidup….Dengan tidak adanya Soeharto maka akan terjadi perebuta kekuasaan di tubuh militer….dan kesempatan ini akan dimanfaatkan oleh Politikus Sipil untuk mendesak seluruh komponen militer agar kembali ke barak….atau mendesak militer untuk hanya menjadi tentara yang profesional…..

9. Para Ahli Sejarah, untuk meluruskan fakta-fakta sejarah seputar peristiwa di Indonesia yang berkaitan dengan Soeharto….Sudah bukan rahasia lagi bahwa sejarah di negeri ini banyak dimanipulasi oleh Soeharto untuk menaikkan popularitasnya sebagai seorang ‘Bapak Bangsa’…..mulai dari Peristiwa Enam Jam di Yogya, Seputar G30 S PKI, Supersemar, Pendudukan Timor Timur, Peristiwa Petisi 50, dan juga Peristiwa Penyerbuan kantor PDI……dan masih banyak lagi fakta hitam sejarah bangsa yang tidak pernah terungkap selama masa penjajahan Soeharto……

10. Paranormal, terutama yang telah meramalkan meninggalnya Soeharto di Tahun 2008, sebagai misal Permadi dan Mama Lorentz. Di Negara yang kacau dan semakin tidak pasti ini….bisnis paranormal atau bisnis ‘weruh sakdurunge winarah’ begitu menjanjikan…..apalagi kalau peramal itu bisa meramalkan sesuatu dengan tepat…..termasuk salah satunya meramalkan kematian Soeharto…..

11. Manajemen Rumah Sakit Pertamina. Ya….numpang terkenal lah….minimal pernah tercatat dalam sejarah sebagai lokasi meninggalnya salah seorang tokoh terbesar dalam sejarah Indonesia….Efek lain ya….itung-itung promosi gratis lah…. buat orang-orang kaya agar gak usah repot-repot berobat ke luar negeri…Di Rumah Sakit Pertamina juga bagus….buktinya, Pak Harto pun milih dirawat disini…..(daripada rumah sakit laen….)

12. Saya sendiri…yang merasa bahwa Soeharto sudah cukup mendapatkan hukuman moral di dunia…dan dengan meninggalnya Soeharto berarti saatnya bagi bangsa ini melanjutkan hidup tanpa dibayangi kontroversi Soeharto patut dihukum atau tidak….Marilah kita bangun Indonesia baru pasca Orde Baru dan Orde Reformasi yang semrawut…..

Baca Selengkapnya..